UNSUR INTRINSIK CERPEN

1. Buatlah kelompok yang terdiri atas tiga orang
2. Bacalah cerpen berikut dengan teliti!
3. Identifikasilah unsur-unsur yang ada dalam cerpen tersebut!
4. Diskusikanlah nilai-nilai yang terdapat dalam cerpen tersebut!

Darmon
Karya Harris Effendi Thahar

Dari suara dan sopan santunnya menyapa,
saya cukup simpati. Tetapi melihat tampangnya,
pakaiannya, dan bungkus rokok yang sekilas saya
lihat di kantung kemejanya,saya kurang berkenan.
“Saya Darmon, teman anak Bapak, Maya, yang
mengantar malam-malam sehabis demo tempo
hari.”
“Oh,ya? Saya tidak ingat kamu waktu ituletapi,
saya pikir Maya masih belum pulang dari kanrpus.
Mau menunggul” tawar saya tanpa sengaja dan saya
berharap dia cepat-cepat pergi. Tetapi, tampaknya
dia lebih lihai dari yang saya duga.
“Tidak apa-apa Pak, kebetulan saya sudah
lama ingin ketemu Bapak, ngomong-ngomong soal
sikap pemerintah terhadap gerakan reformasi oleh
mahasiswa.”
“Oh, apa tidak salah? Saya kan bukan peiabat
cuma pegawai negeri biasa,” kilah saya sambil
terus menyiram pot-pot bonsai kesayangan saya di
teras.
‘Justru itu, Pak. Kalau Bapak seorant pejabat
atau bekas pejabat, pasti Bapak terlibat KKN dan
tidak suka dengan saya karena saya salah seorang
dari mahasiswa yang ikut mendemo pejabat teras
di daerah ini.”
Entah bagaimana, saya merasa tersanjung dan
mulai simpati pada anak muda itu, meski dalam hati
bercampur rasa was-was kalau-kalau dia ternyata
pacar Maya. Lebih jauh lagi, rasanya, Maya tak
pantas pacaran dengannya. Setidaknya, menurut
keinginan saya, pacar Maya, yang sekarang baru
sembilan belas usianya itu, haruslah tampan dan

Latihan Soal SKL 2012 Bahasa Indonesia Kelas XII IPA

1. (1) Akhir-akhir ini aku tidak aktif lagi dalam kegiatan itu, aku sudah non aktif. (2) Aktivitasku dalam kegiatan ekstrakurikuler sudah cukup menyita waktu. (3) Ini semua aku lakukan untuk menunjang pelajaran intrakurikuler. (4) Jadi, kamu jangan punya pra duga dan pra sangka yang jelek.

Paragraf di atas menggunakan kata-kata berimbuhan serapan. Penulisan imbuhan yang sudah tepat ialah terdapat pada kalimat nomor…
A. (1) dan (2) D. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) E. (3) dan (4)
C. (1) dan (4)

2. Penggunaan imbuhan per-an yang tepat terdapat dalam kalimat…
A. Menjelang bulan Ramadhan banyak orang pergi ke perkuburan itu.
B. Ia telah memesan kartu nama di percetakan itu.
C. Penduduk yang berkumpul di permukiman kota terus meningkat.
D. Di jalan raya Ciputat sering terjadi perampasan sepeda motor oleh preman.
E. Pembuatan jalan tol itu memerlukan perencanaan yang matang.

3. Deretan kata di bawah ini yang mengandung istilah pertanian adalah…
A. anemia, populasi, nutrisi
B. genjah, apotek hidup, pascapanen
C. habitat, kurva, diagram
D. asembling, komponen, petani gurem
E. tumpang sari, pusdiklat, supervise

4.Dengan teknologi yang maju, sabut kelapa dapat didayagunakan.
Arti istlah didayagunakan pada kalimat di atas adalah…
A. diperjualbelikan
B. diolah dengan teknologi yang canggih
C. diolah untuk kepentingan yang lebih luas
D. dibuat menjadi bahan-bahan kerajinan
E. dibuang jauh-jauh karena dinilai ketinggalan kereta.

5. Imah telah tiga kali menjadi juara I dalam lomba mengarang tingkat provinsi selama tiga tahun berturut-turut. Ia memang suka mengarang. Ia juga suka membaca buku-buku yang berkaitan dengan pengetahuan mengarang…tidak mengherankan jika tahun ini berhasil meraih juara I dalam lomba mengarang tingkat nasional.

Kata penghubung yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah…
A. dengan demikianlah D. Oleh karena itu
B. selain itu E. Tambahan pula
C. kemudian

6. Kalimat yang menggunakan kata penghubung korelatif adalah….
A. Rumah itu tidak begitu besar meskipun begitu nyaman digunakan untuk tempat beristrirahat.
B. Tanaman juga seperti manusia yang memerlukan makan dan minum untuk kelangsungan hidupnya.
C. Tanaman itu bukan hanya sebagai hiasan, melainkan juga sebagai obat berbagai penyakit.
D. Tidak boleh menyesali hidupmu sedemikian rupa, apalagi sampai menyesali orang tuamu sendiri.
E. Sekali, dua kali bahkan sudah sering saya menasehatinya, namun dia tidak menunjukkan perubahan.

7. Kata penghubung antarklausa terdapat dalam kalimat…
A. Di Indonesia banyak lahan pertanian yang subur.
B. Karena hujan terus-menerus, daerah itu banjir lagi.
C. Jika kamu belajar, kamu akan sukses.
D. Kepercayaan dari seseorang jangan kamu sia-siakan.
E. Kita harus berhati-hati agar kita selamat di sana.

8. Dengan mempertimbangkan hal di atas, penulis melihat, program apotek hidup tepat diterapkan di sekolah SMK/SMA. Sebab dari aspek pengetahuan, murid setingkat SMK/SMA sudah cukup luas lebih suka mengadakan penelitian ….di sekolah setingkat, kebanyakan telah ada laboratorium untuk praktik ilmiah…pemanfaatan apotek hidup secara ilmiah juga dapat dilakukan karena sasarannya juga masyarakat ilmiah.

Kata penghubung antarkalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah…
A. oleh sebab itu, di samping itu
B. di samping itu, dengan demikian
C. karena itu, walaupun demikian
D. namun demikian, sebaiknya
E. akibatnya, setelah itu

9. Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman dalam jangka waktu lama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehingga perlu pengolahan dengan biaya yang tinggi.

Pokok persoalan dalam paragraf di atas adalah….
A. penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman
B. penggunaan pestisida tidak lagi menyuburkan tanaman
C. pestisida diperlukan untuk menyuburkan tanah.
D. pestisida dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras.
E. perlu pengolahan tanah dengan biaya yang tinggi.

10. Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa
Di mana engkau
Rupa tiada
Suara sayup
Hanya kata merangkai hati
Tema puisi Amir Hamzah di atas adalah…
A. percintaan D. Kefanaan
B. kerinduan E. Penasaran
C. kemanusiaan

11. Pertemuan
Meniti tasbih
Malam pelan-pelan
Dan burung pedasih
Menggaris gelap di kejauhan
Kemudian adalah pesona
Wajah-Nya tersandar ke kaca jendela

(Gunawan Muhammad, Sastra Th.IV No. 1 1964)

Masalah yang dibicarakan dalam puisi di atas adalah…
A. pertemuan manusia dengan sesamanya
B. pertemuan manusia dengan pemerintahnya
C. pertemuan manusia dengan Tuhan
D. pemasrahan diri pada nasib
E. rasa rendah diri kepada atasan

12. Perhatikan pantun dan gurindam berikut!
Pantun
Berburu ke padang datar
Mendapat rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagai bunga kembang takjadi
Gurindam
Kurang pikir kurang siasat
Tentu dirimu kelak tersesat
Perbedaan antara pantun dan gurindam adalah….
A. pantun berirama, gurindam tidak
B. pantun 4 larik, gurindam 2 larik
C. pantun berisi nasihat, gurindam tidak
D. rima akhir pantun berpola aaaa, gurindam tidak
E. Irama pantun simetris, gurindam tidak.

13. Suatu hari pertengkaran dengan Kartini mencapai puncaknya. Aku tidak bisa mengendalikan emosi lagi. Kartini kutempeleng dan kucaci maki. Sejak itu Kartini sering keluar rumah mencari tempat pencurahan perasaannya. Tentunya pada Anwar?Menurut pembantuku Anwar sering datang ke rumah sepeninggalku. Juga sering Kartini pergi bersama Anwar. Ini menambah kecemburuan dan amarahku. Maka kami bertengkar lagi. Kartini kupukuli dan kucaci maki kembali. Sejak itu Kartini minggat dari rumah.
(Atheis, Akhdiat KM)

Unsur intrinsik yang terdapat pada penggalan novel di atas adalah…
A. Alur C. Penokohan
B. latar D. Tema E. Gaya bahasa

14. Melalui Kopral Pujo yang hari itu pulang kembali kemarkasnya di Dawuan aku menitipkan pesan kepada Sersan Slamet. Aku minta izin beristirahat barang empat – lima hari. ”Mencari seseorang yang bisa menjaga nenek yang sudah renta”, begitu pesanku. Ternyata usahaku menemukan seseorang itu sangat mudah. Aku terkejut ketika menyadari semua orang di tanah airku yang kecil itu siap memenuhi keinginanku.

(Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari)

Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah…
A. kepentingan keluarga lebih utama daripada kepentingan pribadi
B. kemewahan membuat orang lupa diri
C. membiarkan orang tua hidup sendirian
D. hidup senang membuat orang lupa diri
E. Rakyat kecil sangat menghormati pejabat.

15. ”Anak tukang cukur itu mau menikah. Nasibnya baik. Dia mendapatkan jodoh seorang pegawai negeri. Siapa mengira, anak si tukang cukur, bisa mendapatkan jodohnya seorang pegawai kantoran.”
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan tersebut adalah…
A. orang pertama sebagai tokoh utama
B. orang pertama sebagai tokoh sampingan
C. orang ketiga sebagai pencerita
D. orang pertama bukan tokoh utama
E. orang pertama dan ketiga

16. Bacalah penggalan drama berikut ini!

Ibu : ” (tidak menoleh benar) Malam lebaran Narto, dengarlah tabh itu bersahut-sahutan. Pada malam seperti ini dia pergi, pergi dengan tidak meninggalkan kata”.
Gunarto : (Agak kesal) ”Ayah…?
Ibu : ”Keesokan harinya, hari lebaran, sesudah sembahyang aku memaafkan dosanya.”
Gunarto : ”Kenapa ibu ingat juga waktu yang lampau, mengingat kepada orang yang tak pernah lagi mengingat kita”.
Ibu : (Memandang Gunarto) ”Aku merasa ia masih ingat kita Gunarto.”

Yang tergambar dalam penggalan drama di atas adalah konflik….
A. sosial B. Fisik C. Batin
D. budaya E. alam

LATIHAN SOAL II B. INDONESIA

1. Pencemaran lingkungan terjadi dari usaha pembangkitan tenaga listrik, terutama yang menggunakan sumber daya energi primer fosil. Polutan tersebut jika melampaui ambang batas akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia.
Imbuhan pe-an pada kata pembangkitan menyatakan makna….
A. kausatif B. Hasil
C. lokatif D. Peristiwa/hal
E. tempat

2. Penulisan kata serapan yang benar terdapat dalam kalimat berikut ini, kecuali…
A. Para eksportir industri manufaktur Indonesia dapat menyedot tenaga kerja dalam jumlah yang besar.
B. Tempo 10 tahun terakhir, industri tekstil menyumbang 40% dari kesempatan kerja.
C. Pemerintah diharapkan dapat menetapkan kebijaksanaan yang meningkatkan eksport manufaktur.
D. Hal itu akan memberi kontribusi yang berarti dalam usaha mengurangi tingkat pengangguran.
E. Industri manufaktur masih banyak mengimpor bahan baku dari luar negeri.

3. Bacalah kalimat berikut dengan seksama!
…berteriak tidak dijadikan senjata oleh anak, para ahli menyarankan….orang tua tidak langsung merespon teriakan anak, …memberitahukannya bahwa berteriak bukan cara berkomunikasi yang tepat.
Kata penghubung yang tepat melengkapi kalimat tersebut adalah….
A. setelah, untuk, sebab
B. jika, agar, tetapi
C. sebelum, andai, sebab
D. sesudah, jika, tetapi
E. biarkan, telah, agar

4. Ia mau minum obat supaya lekas sembuh
Kalimat yang menggunakan kata penghubung yang sejenis dengan kalimat di atas adalah…
A. Hari ini saya masuk kantor karena harus pergi ke dokter.
B. Saya harus belajar giat agar dapat meraih juara kelas.
C. Saya akan naik haji apabila tanah saya laku dijual.
D. Jika orang tua mengizinkan, saya akan belajar di luar negeri.
E. Saya hobi membaca sedangkan kamu hobi melukis.

5. Gubernur DKI menginstruksikan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami palawija maupun sayur-sayuran.
Kata yang dicetak miring dalam kalimat di atas mempunyai makna…
A. kebun milik tuan tanah
B. lahan yang tidak ada pemiliknya
C. lahan yang kosong dan tidak dimanfaatkan
D. tanah pembangunan proyek yang terbengkalai
E. tanah di sekitar bangunan fasilitas milik pemerintah

6. Bapak berharap kalian saling memaafkan kesalahan masing-masing. Kalian harus yakin bahwa perselisihan yang telah terjadi tidak akan membawa hasil yang bermanfaat bahkan akan merugikan kalian berdua.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan paragraf di atas adalah….
A. bermain air basah, bermain api hangus
B. kalah jadi abu, menang jadi arang
C. seperti bergantung pada akar lapuk
D. batu bulat tak bersanding
E. angan lalu, paham bertumbuk

7. Menurut ahli kesehatan, hal umum yang menyebabkan orang mengalami gangguan pencernaan, antara lain, pola makan tidak teratur, sering terlambat makan, kurang mengonsumsi sayur dan buah, dan kurang memperhatikan gizi makanan…
Kalimat persuasive yang tepat untuk melengkapi paragraph di atas adalah…
A. Salah satu upaya menjaga saluran pencernaan agar tetap sehat, makanlah dengan pola makanan sehat dan seimbang.
B. Padahal keseimbangan makanan terbukti memelihara kesehatan fisik, mental, dan mampu memelihara prestasi kerja.
C. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang tergolong makanan berernergi tinggi seperti susu, mentega, dan keju.
D. Oleh karena itu, janganlah makan makanan yang mengacu pada makanan budaya barat seperti pizza, fried chicken, dan lain-lain.
E. Jadi, mulailah hidup Anda sehari-hari dengan makanan yang higienis dan bergizi tinggi.

8. Bacalah paragraph berikut dengan seksama!

(1) Menabung di bank banyak positifnya. (2) Uang yang disimpan aman dari tangan yang tidak bertanggung jawab. (3) Semakin lama, uang yang ditabung bertambah dan berbunga. (4) Apabila ingin belanja, uang tabungan tidak perlu diambil ke bank, cukup dengan memakai ATM. (5) Yang paling penting, pemilik uang, tidak akan kehilangan uangnya.
Kalimat yang merupakan pernyataan umum dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor….
A. (1) B. (2) C. (3)
D. (4) E. (5)

9. Indonesia perlu melakukan kebijaksanaan deregularisasi. Hal ini dilakukan untuk melengkapi pasar tunggal Eropa 1992. Selama ini ekspor komoditi nonproteksi sering mengalami kendala. Kendala utamanya antara lain pemasokan yang sangat kurang. Kendala lainnya yaitu persyaratan untuk masuk pasar Eropa.
Ide utama paragraf di atas adalah…
A. Adanya beberapa kendala dalam hal ekspor.
B. Indonesia menghadapi pasar tunggal Eropa 1992
C. Perlunya kebijakan deregularisasi dalam hal ekspor.
D. Kurangnya pemasokan barang ekspor nonproduksi.
E. Adanya persyaratan untuk dapat memasuki pasar Eropa.

10. Kesediaan pekerja membentuk kelompok pengendali mutu adalah pemeliharaan kondisi psikologi itu. Untuk membentuk ikatan yang kuat antara pekerja dengan organisasinya, khususnya yang dalam bentuk perusahaan, akan baik sekali kalau kepada para karyawan yang telah bekerja dengan baik untuk waktu tertentu diberikan diberikan saham sebagai tanda ikut memiliki perusahaan. Di Indonesia sudah ada perusahaan swasta yang berbuat demikian, antara lain National Gobel, dengan dampak yang baik. Memang, yang dapat merangsang karyawan bekerja baik dan setia tidak semata-mata gaji yang banyak, melainkan suasana tempat bekerja yang merangsang.

Opini yang terdapat dalam paragraf di atas adalah…
A. Suasana tempat bekerja dapat merangsang karyawan bekerja baik dan setia.
B. Karyawan yang telah bekerja dengan baik untuk waktu tertentu diberikan saham.
C. Di Indonesia sudah ada perusahaan swasta yang memberi saham kepada karyawannya.
D. Pembentukan kelompok-kelompok pengendalian mutu adalah hasil persiapan kondisi psikologi.
E. Untuk membentuk ikatan yang kuat antara pekerja dengan organisasinya, karyawannya perlu diberi saham.

11. …Hal ini ditandai banyaknya barang elektronik yang beredar di masyarakat.Pemunculan barang tersebut sudah sampai di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ada yang dikategorikan barang mewah dan ada pula yang dikategorikan bukan barang mewah…
Kesimpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah….
A. Keistimewaan alat itu sangat mencengangkan
B. Sudah muncul lagi model baru tahun ini.
C. Memang produksi Indonesia sudah bersaing.
D. Teknologi canggih perlu dimiliki oleh masyarakat.
E. Perkembangan teknologi dewasa ini sangat pesat.

12. Penulisan alamat surat yang benar adalah….
A. Kepada Personalia PT Telkom
Jl. Jenderal Gatot Subroto No. 5, Jakarta
Pusat
B. Yth. Personalia PT Indosat
Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 3
Jakarta Selatan
C. Yth. Bapak Personalia CV Nurwana
Jln. M.T. Haryono 15
Jakarta selatan.
D. Kepada Yth. Biro Personalia PT Indo Sukses
Jalan Dewi Sartika 22
Jakarta Timur.
E. Kepada Yth. HRD P.T. Bulan Semesta
Jl. Bekasi Raya 5
Jakarta Timur.

13. Dicari tenaga kerja untuk:
1. Bagian keuangan, minimal D-3
2. Bagian Administrasi baru lulus
SMU/SMEA
Lamaran ke jalan Tanah Abang II/70, Jakarta 10160, dilengkapi nomor telepon.
Kompas, 9 September 2000

Kalimat pembuka lamaran pekerjaan yang tepat sesuai ilustrasi di atas adalah….
A. Berdasarkan pengumuman di harian Kompas, 9 September 2000 saya ingin melamar di perusahaan ini.
B. Pada tanggal 9 September 2000 perusahaan bapak memerlukan tenaga administrasi yang saya baca di harian Kompas.
C. Dalam harian Kompas, 9 September 2000 saya membaca bahwa perusahaan yang Bapak pimpin memerlukan tenaga bagian keuangan….
D. Saya memenuhi syarat yang Bapak inginkan, oleh karena itu saya akan melamar pekerjaan sebagai tenaga administrasi.
E. Saya membaca di harian Kompas bahwa perusahaan Bapak memerlukan tenaga bagian administrasi, saya merasa memiliki syarat maka…

14. Novel Salah Asuhan dikarang oleh Abdul Muis, seorang putra Minangkabau yang berkecimpung dalam dunia politik dan juga seorang wartawan. Banyak karya sastra yang ditulisnya, antara lain Pertemuan Jodoh (1993), Surapati (1950), Robert Anak Surapati (1953), dan cerita terjemahan: Tom Sawyer Anak Amerika, Sebatang Kara, dan Don Kisot.

Unsur yang dominan dari penggalan resensi di atas adalah….
A. identitas buku B. Sinopsis cerita
C. kebahasaan pengarang
D. keunggulan dan kelemahan
E. kepengarangan

15. PU :….
PK : Sardi orang yang ingin sukses
hidupnya.
K : Sardi harus bekerja keras.
Pernyataan yang tepat untuk melengkapi premis di atas adalah…
A. Sardi harus bekerja keras agar sukses hidupnya.
B. Orang yang sukses hidupnya karena bekerja keras.
C. Orang harus bekerja keras agar sukses hidupnya.
D. (semua) orang yang ingin sukses hidupnya harus bekerja keras.
E. (semua) sukses hidupnya maka harus bekerja keras.

MENINGKATKAN PRESTASI DAN PRESTISE SMA NEGERI 6 PALEMBANG UNGGULAN BERBASIS IMTAK MELALUI PEMBERDAYAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROHIS

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pada dasarnya pendidikan di sekolah bertujuan untuk mengembangkan aspek-aspek kemanusiaan peserta didik secara utuh, yang meliputi aspek kedalaman spiritual, aspek perilaku, aspek ilmu pengetahuan dan intelektual, dan aspek keterampilan.
Sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia tuntutan akan ketersediaan sumber daya manusia semakin tinggi. Dengan demikian, kualitas yang memadai dan output merupakan sesuatu yang harus dihasilkan oleh sekolah sebagai satuan pendidikan yang tujuan dasarnya adalah menyiapkan manusia-manusia berkualitas, baik secara intelektual, integritas, maupun perannya dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu, sekolah harus membekali dirinya dengan kurikulum yang memadai.
Dalam proses pendidikan dikenal dua kegiatan yang cukup elementer, yaitu kegiatan kurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan kurikuler merupakan kegiatan pokok pendidikan yang di dalamnya terjadi proses belajar mengajar antara peserta didik dan pendidik untuk mendalami materi-materi ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dan kemampuan yang hendak diperoleh peserta didik. Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan aspek-aspek tertentu dari apa yang ditemukan pada kurikulum yang sedang dijalankan, termasuk yang berhubungan dengan bagaimana penerapan sesungguhnya dari ilmu pengetahuan yang dipelajari oleh peserta didik sesuai dengan tuntutan kebutuhan hidup mereka maupun lingkungan sekitarnya.
Pada dasarnya, Belajar bukanlah sekedar transmisi ilmu pengetahuan sebagai fakta. Tetapi lebih dari itu, belajar adalah mengolah daya penalaran peserta didik sebagai bekal dasar bagi setiap warga negara yang bertanggug jawab. Teori belajar mengatakan kepada kita bahwa proses belajar tidak terjadi dalam ruang kosong. Data ilmu pengetahuan hanya dapat diserap dalam kaitannya dengan dunia nyata, terutama bagi peserta didik muda di bangku pendidikan dasar.
Di lingkungan sekolah, peserta didik merupakan unsur inti kegiatan pendidikan, karena itu jika tidak ada peserta didik, tentunya tidak akan ada kegiatan pendidikan. Lebih-lebih di era persaingan antar lembaga pendidikan yang begitu ketat seperti sekarang, sekolah harus berjuang secara sungguh-sungguh untuk mendapatkan peserta didik. Tidak sedikit lembaga pendidikan yang mati karena kehabisan peserta didik. Bahkan ada ketua yayasan pendidikan yang mengatakan bahwa mencari peserta didik jauh lebih sulit daripada mencari guru baru. Dikatakannya untuk mendapatkan guru baru cukup membuka lamaran, sehari sudah banyak yang datang. Sedangkan untuk mencari peserta didik, belum tentu dengan mengedarkan brosur dan memasang sepanduk peserta didik akan datang. Hal ini menggambarkan bahwa dalam kegiatan pendidikan di era persaingan ini, peserta didik merupakan unsur utama yang harus ada dan dihargai martabatnya tak jauh berbeda dengan pembeli/konsumen dalam dunia usaha.
Manajemen peserta didik merupakan suatu usaha pengaturan terhadap peserta didik mulai dari peserta didik itu masuk sekolah sampai dengan mereka lulus sekolah. Dalam hal ini yang diatur secara langsung oleh pihak sekolah adalah segi-segi lain yang berkaitan dengan peserta didik secara tidak langsung. Pengaturan terhadap segi-segi lain selain peserta dimaksudkan untuk memberikan layanan yang sebaik mungkin kepada peserta didik.
Tujuan umum manajemen peserta didik adalah mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar di sekolah. Hal ini dilakukan agar proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan lancar, tertib, dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan.
Suatu sekolah terus mengembangkan potensi, minat, bakat, dan hobi yang dimiliki oleh peserta didik. Sekolah bisa memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi, minat, bakat, dan hobi tersebut. Ekstrakurikuler adalah kegiatan pelajaran yang diselenggarakan di luar jam pelajaran biasa. Kegiatan ini dilaksanakan siang hari bagi sekolah yang masuk pagi atau dilaksanakan pada hari di luar jam sekolah seperti hari Minggu. Kegiatan ekstrakurikuler pada dasarnya adalah berbagai kegiatan sekolah yang dilakukan dalam rangka memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat mengembangkan potensi, minat, bakat, dan hobi yang dimilikinya yang dilakukan di luar jam pelajaran normal. Ekstrakurikuler dimaksudkan untuk mengembangkan salah satu bidang pelajaran yang diminati oleh sekelompok siswa, misalnya saja olahraga, kesenian, dan berbagai macam ketrampilan serta kepramukaan.
SMA Negeri 6 Palembang merupakan sekolah unggulan berbasis imtak yang ditetapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga pada tahun 2009/2010 dan dikukuhkan dengan SK Walikota palembang No. 58a tahun 2010 memiliki 19 Ekstrakurikuler yang aktif dan terus berjalan hingga saat ini. Kegiatan ekstrakurikuler ini berada di bawah komando OSIS dan dibimbing oleh guru dan pelatih sesuai bidangnya masing-masing.
Keberadaan seluruh ekstrakurikuler ini sangat penting karena merupakan roda penggerak aktivitas sehari-hari yang mewarnai suasana belajar mengajar di SMA Negeri 6. Keunggulan sekolah ini juga tidak terlepas dari peran eksrakurikuler yang mampu mengangkat dan mengharumkan nama sekolah sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat. Seperti kegiatan ekstrakurikuler Imtaq, olahraga, cinta tanah air, seni, dan ekstrakurikuler penerapan ilmu. Melalui kegiatan-kegiatan tersebutlah maka SMA negeri 6 Palembang dikenal di masyarakat karena dari tahun 2005 sampai sekarang 2011 sudah banyak prestasi yang ditorehkan para peserta didik mulai dari tingkat kota, provinsi sampai dengan tingkat nasional.
Hal tersebut tidak terlepas dari peran serta setiap ekstrakurikuler yang telah memberdayakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai bakat, minat, dan prestasi peserta didik sehingga peserta didik benar-benar merasakan kenyamanan dan keamanan bergabung dengan kegiatan ekstrakuriker.
Melihat pentingnya peranan ekstrakurikuler khususnya kegiatan ekstrakurikuler yang berhubungan dengan keagamaan di SMA Negeri 6 Palembang maka penulis tertarik untuk mengetahui sejauh mana peranan kegiatan ekstrakurikuler rohis dalam meningkatkan prestasi dan prestise SMA Negeri 6 Palembang sehingga menjadi sekolah unggulan yang berbasis imtaq.

Sejarah Ringkas SMA Negeri 6 Palembang
SMA Negeri 6 Palembang didirikan diatas tanah seluas 1 hektar dengan SK pendirian sekolah No. 0219/6/1981 pada tanggal 4 Juli 1981 yang status tanahnya berasal dari hibah KODAM II Sriwijaya. Tanah tersebut berlokasi di jalan Sersan Sani Basuki Rahmat Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning Palembang Sumatera Selatan. Selama 31 tahun berdiri, telah banyak prestasi yang dicapai baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Lulusan yang dihasilkan pun telah banyak tersebar dibeberapa perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, seperti UI, STAN, UGM, ITB, UNSRI, UNPAD, STPDN, AKMIL, AKPOL, UUM Malaysia dan lain-lain. Tentu saja prestasi tersebut dicapai karena perjuangan yang keras dari tenaga edukatif yang sekarang berjumlah 75 orang dibantu Staf TU sebanyak 13 orang termasuk para honorer, pengelola perpustakaan, LAB dan petugas kebersihan. dari hibah KODAM II Sriwijaya. Tanah tersebut berlokasi di jalan Sersan Sani Basuki Rahmat Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning Palembang Sumatera Selatan.
Prestasi yang cukup menonjol di SMA Negeri 6 Palembang adalah prestasi bidang keagamaan karena sejak tahun 2001 SMA negeri 6 Palembang telah mengaktifkan kegiatan-kegiatan dalam bidang keagamaan misalnya mengawali kegiatan masuk sekolah dengan salaman pagi, tadarusan, dan tausyiah pagi serta membiasakan mengumandangkan ayat-ayat alquran pada pagi hari di musholla. Sehingga pada tahun 2002 SMA Negeri 6 ditetapkan sebagai sekolah Model Keagamaan dengan mendapatkan penghargaan juara 2 tingkat SMA sebagai sekolah penyelenggara kegiatan keagamaan dan terakhir dikukuhkan sebagai sekolah unggulan lokal berbasis Imtaq.
Keunggulan dalam bidang imtak ini merupakan sebuah prestasi dan “prestige” sekolah sehingga SMA Negeri 6 dapat terus berjaya. Tentu saja hal ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Salah satu caranya adalah memasukkan program-program tersebut dalam kegiatan ekstrakurikuler.
SMA Negeri 6 Palembang memiliki 19 kegiatan ekstrakurikuler yang difasilitasi sekolah dengan bimbingan guru dan pelatih yang sesuai bidangnya. Semua ekstrakurikuler tersebut telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan karena dari tahun 2005 sampai sekarang masing-masing ekstrakurikuler tersebut mampu mengangkat dan mengharumkan nama sekolah yaitu ekstrakurikuler nasyid telah 2 kali meraih prestasi di tingkat nasional, ekstrakurikuler dai juga telah 2 kali meraih penghargaan Tingkat Nasional dalam kegiatan pesantren (BTPI) Labschool Jakarta yaitu tahun 2006 dan 2010. Untuk jelasnya dapat dilihat pada table berikut.
Tingkat Nasional (Mewakili Kota/Provinsi ke Tk. Nasional)

No Juara Bidang Kegiatan Tempat Waktu Ket
1 Juara 3
Nasional Siswa Berprestasi Siswa Berprestasi Tk. SMA Nasional Jakarta Tahun 2005 Hana Kurniati
2 Juara 1
Nasional Da’i Lomba Da’I Bina Taqwa Pelajar Indonesia (BTPI) SMA Labschool Jakarta Jakarta 8 Juli 2006 Ahmad Farisyi
3 Wakili
Sumsel Penelitian dan Karya Ilmiah (KIR) Penelitian Ilmiah, Toyota Eco Youth, Lomba Perbaikan Lingkungan KIRAI Jakarta 28-31 Maret 2008 Desi Oktarina dkk
4 Wakili Sumsel Tilawah Quran (ngaji Irama) LF2SN Lomba Tilawah Pelajar Depdiknas RI 2008
Bandung
Juli 2008 Novita Tianita
5 Wakili Sumsel Nasyid Pentas PAI II Depag RI, Lomba Nasyid Pelajar,
Bekasi
23-27 Juli 2008 Iqbal Harun dkk
6 Rank. 8
Nasional Debat
APBN 2008 Lomba Debat, Olimpiade Membaca APBN Tk. SMA Tahun 2008 Depkeu RI, Jakarta 17-18 November 2008 Mira Zulyati A, dkk
7 Juara 4
Nasional Debat
APBN 2009 Lomba Debat, Olimpiade Membaca APBN Tk. SMA Tahun 2008 Depkeu RI Jakarta 3 Agustus 2009 Melinda. dkk
8 Juara 1
Nasional Artikel APBN 2009 Lomba Artikel, Olimpiade Membaca APBN Tk. SMA Tahun 2008 Depkeu RI Jakarta 3 Agustus 2009 Melly Aprisya
9 Wakili Sumsel Paskibraka Putri Wakil. Paskibra Prov. Sumel Ke Tk. Nasional Istana Negara Jakarta 17 Agustus 2009 Ninin Febriyanti
10 Wakili Sumsel Olimpiade Fisika Indonesia (OFI) Utusan Pemkot mengikuti Pendidikan Surya Institute dalam Persiapan OSN dan APhO/IPhO 2009 Jakarta 13 Oktober 2009 Intan Apriliana
11 Wakili Sumsel NASYID PENTAS PAI IV Tingkat Nasional Tahun 2010 Lomba Nasyid SMA/SMK Bekasi Jawa Barat 21-25 Juli 2010 Debby Zadzali, dkk
12 Juara 1
Nasional Da’i Lomba Da’I Bina Taqwa Pelajar Indonesia (BTPI) SMA Labschool Jakarta Jakarta Juli 2010 Raka
Perjuangan mewujudkan prestasi tidak hanya dalam bidang imtak saja tetapi berjalan seimbang dengan kegiatan ipteknya. Hal ini dibuktikan dengan beragam prestasi ekstrakurikuler lainnya yang juga dapat meraih penghargaan tingkat nasional dalam bidang iptek.

1.3 VISI DAN MISI SMA Negeri 6 Palembang
VISI : Unggul dalam iman, ilmu dan budaya dalam suasana islami
Pengertian :
Sekolah bermutu : adalah sekolah yang mampu mewujudkan keberhasilan
sesuai dengan tamatan yang diharapkan.
Sekolah beriman :artinya menjunjung tinggi nilai – nilai agama,Moral, etika, estetika dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Indikator Visi
1. Unggul dalam prestasi akademik
2. Unggul dalam persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri Favorit
3. Unggul dalam prestasi ekstrakurikuler
4. Unggul dalam wiyata mandala
5. Unggul dalam kepribadian
6. Unggul dalam pengamalan agama
MISI :
1. Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada warga sekolah
2. Menumbuhkan dan mengintensifkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari
3. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif melalui kegiatan kurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler
4. Menumbuhkan dan mengintensifkan lingkungan yang nyaman dan menyenangkan dalam suasana berbudaya dan islami.
TUJUAN SEKOLAH
Tujuan sekolah dalam jangka waktu 1 tahun kedepan (2010 – 2011)
1. Meningkatkan rata-rata SKBM dari 75 menjadi 80
2. Meningkatkan rata – rata Nilai UN Sekolah dari 8,50 menjadi 8,75
3. Meningkatkan jumlah lulusan yang diterima diperguruan tinggi negeri dari 52,03 % menjadi 54%.
4. Meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab dilingkungan sekolah dari pasif menjadi aktif.
5. Meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an menjadi kebiasaan membaca Al Qur’an sebelum belajar.
6. Sebagai sekolah bercirikan IMTAQ yang diperoleh secara Nasional. Maka ditingkatkan program IMTAQ yang telah berjalan dengan berbagai macam kegiatan berskala Nasional

1.4 Program Kerja ekstrakurikuler Rohis SMA Negeri 6 Palembang
Dari 19 ekstrakurikuler yang aktif di SMA Negeri 6 Palembang, salah satu ekstrakurikuler yang memberikan andil terhadap keunggulan lokal berbasis imtak yaitu ekstrakurikuler Rohis karena ekstrakurikuler ini sejalan dengan visi dan misi sekolah yaitu unggul dalam iman, ilmu dan budaya dalam suasana islami. Melalui estrakurikuler rohis, siswa-siswa SMA Negeri 6 diajak dan diarahkan menuju ke visi dan misi tersebut. Selain itu ekstrakurikuler rohis juga merupakan pengembangan pada mata pelajaran agama yang tidak sepenuhnya dapat diberikan pada jam pelajaran agama.
Program kerja Rohis terbagi dalam program kerja harian, bulanan dan tahunan. Adapun program kerja harian terdiri dari: Membudayakan 5 S (seyum, salam, sapa dan santu) dalam keseharian, melaksanakan tadarus al-quran setiap pagi menjelang masuk sekolah, melaksanakan taklim pagi, membiasakan mendengarkan lantunan ayat suci alquran setiap pagi, membiasakan berdoa setiap memulai pelajaran, melaksanakan shulat sunah dhuha, melaksanakan zhuhur berjamaah.
Program Kerja Mingguan terdiri dari: mentoring, pengajian irama, gerakan infak jum’at, keputraan dan keputrian, pembelajaran bahasa Arab, dan kader Dai. Sedangkan program kerja bulanan terdiri dari majelis taklim, LDS, gerakan infak/sedekah guru. Program kerja tahunan terdiri dari: PHBI, pesantren ramadhan, pengumpulan zakat fitrah, pemotongan hewan kurban, bhakti sosial, khatam quran, pesantren Akhir Tahun di SMA Labschool Jakarta.

1.5 Rumusan Masalah
Sebagai sekolah unggulan berbasis imtak tentu merupakan beban yang cukup berat dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas unggulan tersebut karena diperlukan kekompakan dan kerjasama yang baik antarsesama warga sekolah. Masyarakat sebagai pemakai tenaga lulusan tentu sangat mengharapkan keunggulan tersebut bukan Cuma dari satu sisi yaitu bidang imtak saja tetapi juga menuntut keunggulan tersebut juga dari sisi yang lain. Ini merupakan “PR” besar bagi sekolah untuk memenuhi harapan tersebut.
Berdasarkan pemikiran tersebut muncul sebuah permasalahan yang mengusik pikiran penulis yaitu:
1. bagaimana meningkatkan prestasi dan prestise SMA Negeri 6 Palembang unggulan berbasis imtak melalui pemberdayaan ekstrakurikuler Rohis?
2. bagaimana pola penerapan imtak yang harus dijalankan untuk terus mempertahankan keunggulan SMA Negeri 6 Palembang?
1.6 Tujuan Penulisan
Mengacu pada rumusan masalah di atas, tujuan penulisan ini adalah:
1.6.1 untuk mengetahui cara meningkatkan prestasi dan prestise SMA Negeri 6 Palembang Unggulan Berbasis Imtak melalui pemberdayaan ekstrakurikuler Rohis.
1.6.2 untuk mengetahui pola penerapan imtak yang tepat dalam mempertahankan keunggulan SMA Negeri 6 Palembang dalam bidang imtak.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Meningkatkan Prestasi dan prestise SMA Negeri 6 Palembang Unggulan Berbasis Imtak melalui Pemberdayaan Ekstrakurikuler Rohis
Mempertahankan tampaknya lebih sulit daripada memulai sesuatu karena mempertahankan ada unsur yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sedangkan bila baru memulai maka itu adalah sesuatu yang baru yang belum ada. Apalagi mempertahankan sesuatu yang memiliki nilai yang tinggi, tentu akan dijaga agar sesuatu yang bernilai tinggi jangan sampai hilang nilainya atau memudar. Apabila sampai hilang maka tentu akan sulit untuk menampilkan lagi nilai aslinya.
Analogi di atas tampaknya memang diperuntukkan bagi sekolah yang memiliki predikat unggul baik itu unggul secara lokal maupun nasional. Di Palembang ada beberapa sekolah yang diberi predikat unggul, apakah itu unggul dalam bidang akademik, unggul dalam bidang iptek ataupun unggul dalam bidang imtak. Predikat keunggulan tersebut merupakan beban yang cukup berat bagi sekolah yang menyandang status tersebut, karena mereka harus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan keunggulan bidangnya masing-masing dan apabila tidak dapat dipertahankan maka sekolah tersebut akan mendapatkan teguran baik berupa sangsi bahkan sampai pencabutan predikat tersebut sehingga menjadi sekolah standar atau reguler kembali. Tentu hal ini tidak dikehendaki karena hal ini akan merugikan sekolah yang bersangkutan baik dari segi moril maupun materiil.
SMA Negeri 6 Palembang merupakan sekolah unggulan berbasis imtak yang segala aktivitas peserta didiknya diwarnai dengan kegiatan keagamaan. Mulai dari masuk gerbang sekolah, peserta didik disambut dengan salaman pagi dan lantunan ayat suci alquran yang berkumandang dari Musholla SMA Negeri 6,kemudian dilanjutkan dengan tadarusan dan tausyah yang disampaikan oleh para tutor sebaya atau dari peserta didik untuk peserta didik. Kemudian dilanjutkan pada siang harinya dengan kegiatan mentoring, ngaji irama atau pembelajaran bahasa Arab yang terangkum dalam kegiatan PAI terpadu. Aktivitas ini senantiasa berjalan dengan sendirinya dan telah berlangsung selama kurun waktu hampir sepuluh tahun semenjak dikukuhkan sebagai sekolah berbasis imtak.
Aktivitas yang secara rutin berjalan tersebut tentu bukan hal yang mudah untuk dijaga dan dipertahankan. Berbagai kendala dan rintangan banyak menghalangi keberlanjutan program kegiatan ini. Melalui kegiatan ekstrakurikuler Rohis maka kegiatan ini dapat terus berjalan bahkan meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan ini tentu berimbas pada peningkatan prestasi dan prestise sekolah sehingga mengantarkan SMA Negeri 6 menjadi sekolah idola, sekolah yang diharapkan mampu mendidik dan membentuk karakter sehingga memiliki akhlak mulia di samping pengetahuan akademiknya.
Untuk meningkatkan prestasi dan prestise SMA Negeri 6 Palembang Unggulan Berbasis Imtak, maka beberapa upaya yang harus dilakukan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Rohis yaitu:
1. Membuat perencanaan program kerja kegiatan rohis yang jelas
2. Membuat program kerja Rohis yang jelas
3. Melaksanakan program kerja yang telah dibuat
4. Dukungan pihak sekolah dengan memfasilitasi semua program kerja yang telah
dibuat.
5. Mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilakukan.
6. Peran serta aktif seluruh guru agama untuk terus membimbing dan
mengarahkan kegiatan keagamaan yang dilakukan
6. Dukungan dan partisipasi seluruh guru dan warga sekolah untuk berkomitmen
tinggi
7. Dukungan kepala sekolah yang memiliki visi dan misi yang sesuai dengan
program sekolah
8. Tetap menjalin komunikasi dengan mantan pengurus Rohis
9. Menjalin silaturahim dengan tokoh-tokoh agama/ ustad/ ormas Islam dalam
mendukung kegiatan rohis
Ekstrakurikuler Rohis melalui program kerjanya mampu membaur dan memberikan warna bagi pengembangan kegiatan yang ada di sekolah. Berikut program kerja Rohis yang telah terlaksana dengan baik dan menjadi kegiatan rutin sehari-hari.
1. Salaman Pagi, dipandu oleh kepala sekolah dan guru, dilakukan setiap pagi menjelang pagi sebelum bel 06.45 WIB, dilaksanakan oleh seluruh siswa
2. Tadarusan Pagi, di pandu siswa Rohis dilakukan oleh seluruh siswa pada pukul 06.45-07.00 WIB
3. Taushiah Pagi, di pandu siswa Rohis, peserta adalah seluruh siswa pada pukul 07.00-07.15 WIB
4. Sholat Dhuha, dilaksanakan seluruh siswa, dipandu siswa Rohis pada pukul 08.30-10.30 WIB
5. Sholat Zhuhur berjama’ah, dilaksanakan oleh seluruh siswa dipandu guru agama dan siswa Rohis
6. Mentoring, diikuti seluruh siswa, dipandu siswa rohis dan alumni pada pukul 13.30-15.00 WIB
7. Gerakan Infaq Jum’at, dilaksanakan seluruh siswa dipandu oleh guru agama dan siswa rohis, pada hari jum’at
8. Pangajian Irama (Seni Baca Al-qur’an) diikuti siswa yang berminat dipandu siswa rohis, dilaksanakan pada pukul 13.30-15.00 pada hari Rabu dan Jum’at
9. Keputraan dan keputrian diikuti siswa kelas X dan XI dipandu siswa Rohis pada pukul 11.30-13.30 WIB
10. Majelis Taklim, dilaksanakan di masjid Al-fattah diikuti seluruh siswa dipandu guru agama dan siswa rohis pada hari Minggu
11. Lembar Dakwah Siswa, diperuntukkan bagi seluruh siswa di pandu guru agama dan siswa rohis, penerbitan selama 2 kali sebulan
12. Pembelajaran Bahasa Arab, diikuti seluruh siswa dipandu guru bahasa Arab
13. Pakaian muslim wajib hari Jum’at, dilakasanakan seluruh warga SMA
Negeri 6 Palembang
14. Pesantren Ramadhan dan pesantren umum, diikuti seluruh siswa dipandu guru agama, Pembina OSIS dan siswa rohis
15. Khataman Al-quran, dilaksanakan pada akhir sekolah, diikuti seluruh siswa kelas XII, dipandu siswa rohis
16. Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah, diikuti seluruh siswa, dipandu guru agama, Pembina OSIS dan siswa rohis
17. Bhakti Sosial, diikuti siswa, dipandu guru dan siswa OSIS
18. Kader Da’I, diikuti siswa berbakat, dipandu oleh guru agama, tokoh Dai dan siswa rohis
19. Peringatan Hari Besar Islam, diikuti seluruh warga sekolah, dipandu guru agama, siswa OSIS dan siswa rohis
20. Gerakan Infak Shadaqah guru, dilaksanakan oleh guru dan karyawan
21. Pemotongan Hewan kurban dan pembagian hewan kurban dilaksanakan guru dan siswa rohis dan siswa OSIS
22. Pesantren Akhir Tahun Ajaran (BTPI Labshool), diikuti siswa rohis
Kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik karena pemberdayaan ekstrakurikuler Rohis di SMA Negeri 6. Pelaksanaan program Imtak tersebut berhasil dilaksanakan karena adaya pedoman, tujuan dan strategi yang tepat diiringi komitmen dan kekonsistenan dari para pembimbing khususnya guru agama, Pembina Osis dan siswa rohis.

2.2 Pola Penerapan Imtak untuk Mempertahankan Keunggulan SMA Negeri 6 Palembang
Tujuan Pendidikan nasional pada dasarnya menghendaki adanya implikasi dalam kegiatan keseharian yang mengarah pada pembentukan karakter dan budi pekerti serta akhlak mulia. Pendidikan agama di sekolah bertujuan membentuk pribadi manusia yang utuh dan harus bersinergi dengan bidang yang lain sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu perlu didukung dengan suasana sekolah, keluarga dan masyarakat yang mengarah pada tujuan yang diinginkan.
Siswa sebagai sumber daya manusia yang rentan terhadap beragam pengaruh lingkungan dan kemajuan zaman serta berbagai gangguan seperti tawuran, tindak kriminal, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, gangguan keamanan dan lain-lain sangat memerlukan filter untuk menangkal semua itu.
SMA negeri 6 Palembang yang telah menyelenggarakan kegiatan imtak dan keagamaan di lingkungan sekolah menerapkan 3 pola kegiatan, yaitu:
1. Penerapan secara berkesinambungan dalam pengkondisian lingkungan sekolah yang bernuansa islami
2. Pola kaderisasi secara estafet tiap tahun pelajaran
3. Kerjasama melibatkan unsur masyarakat khususnya yang membidangi keagamaan seperti pemuka/tokoh agama, alumni rohis dan mahasiswa
Tiga pola penerapan tersebut tentunya membutuhkan waktu yang cukup banyak, oleh karena itu melalui kegiatan ekstrakurikuler rohis maka kegiatan intensif keagamaan dapat berjalan dengan baik.
Dukungan dan kerjasama sangat diperlukan dalam menjalankan program tersebut, mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, Pembina OSIS dan kompetensi guru agama yang memadai sebagai motor penggerak lajunya program kegiatan imtak dan keagamaan.

BAB III

PENUTUP

3.1 Simpulan
Pengembangan kepribadian peserta didik merupakan inti dari pengembangan kegiatan ekstrakurikuler. Karena itu, profil kepribadian yang matang merupakan tujuan utama kegiatan ekstrakurikuler. Pengembangan kepribadian yang matang dalam konteks pengembangan kegiatan ekstrakurikuler tentunya dalam tahap-tahap kemampuan peserta didik .
Dalam konteks Pendidikan Nasional, semua cara, kondisi, dan peristiwa dalam kegiatan ekstrakurikuler sebaiknya diarahkan pada kesadaran nilai-nilai universal agama sekaligus pada upaya pemeliharaan beragam. Oleh karena itu, SMA Negeri 6 Palembang unggulan yang berbasis imtak memfasilitasi seluruh kegiatan ekstrakurikuler yang berjumlah 19 kegiatan sehingga kemajuan dan prestasi sekolah banyak didominasi siswa-siswa yang aktif di kegiatan ekstrakurikuler, terutama kegiatan di rohis.
Melalui ekstrakurikuler rohislah prestasi dan prestise sekolah dapat terus dipertahankan sekaligus tetap menjaga keunggulan yang berbasis imtak. Dengan dukungan seluruh warga sekolah maka penerapan imtak dan program imtak dapat berjalan dengan baik, selain diperlukan komitmen dan kekonsistenan dari kepala sekolah, Pembina Osis/rohis, para guru agama dan siswa rohis sendiri dalam menjalankan semua program yang telah disusun.

3.2 Saran
Sebagai sekolah yang diminati oleh masyarakat maka perlu kekompakan dari seluruh warga SMA Negeri 6 untuk tetap mempertahankan prestasi dan prestise sekolah, oleh karena itu beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:
Kepada Guru Agama khususnya untuk memiliki kepedulian yang tinggi untuk menjaga dan mempertahankan kualitas keunggulan khususnya dalam bidang imtak.
Kepada Pembina Rohis untuk terus memantau kegiatan rohis dan ikut membina ekstrakurikuler secara kontinu agar siswa rohis dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di intern rohis
Kepada seluruh guru, hendaknya ikut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menunjang program keagamaan di SMA Negeri 6
Kepada seluruh siswa SMA Negeri 6 Palembang, hendaknya ikut serta dalam semua kegiatan keagamaan yang merupakan “ikon” sekolah.
Kepada siswa rohis, hendaknya menjaga komitmen untuk terus bertindak dan berprilaku sesuai dengan tuntunan agama

DAFTAR PUSTAKA

Aryus. 2010. Program Unggulan Pembinaan Imtaq dan Keagamaan di SMA Negeri 6
Palembang

http/www.wikipedia_blog-spot.com.

Marsudi, Saring. 2003. Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah. Surakarta:
Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Pedoman pembinaan Kesiswaan Tingkat
SMA. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan
Menengah

ANTISIPASI TAWURAN ANTARPELAJAR

Maraknya aksi tawuran akhir-akhir ini membuat gerah para praktisi pendidikan. Tidak hanya para guru yang dibuat kebingungan oeh ulah anak didiknya, orang tua pun mulai khawatir dan waspada terhadap tingkah laku anaknya. Bahkan menteri pendidikan, Muhammad Nuh pun turun ke lapangan untuk menghentikan aksi pelajar yang bukan lagi terkategori kenakalan biasa tetapi sudah mengarah ke tindak kriminal.

Aksi tawuran pelajar yang sudah mencederai bahkan sudah menghilangkan nyawa seseorang merupakan perbuatan yang tidak bisa dianggap main-main. Oleh karena itu perlu secara cepat dan tegas diambil tindakan agar perbuatan itu tidak menular kepada sekolah-sekolah lain.

Tawuran merupakan perbuatan anarkis sekelompok orang dengan kelompok lainnya yang dapat menimbulkan kerusakan dan keresahan masyarakat. Kerusakan yang ditimbulkan dari tawuran adalah kerusakan baik dari segi fisik maupun nonfisik. Lingkungan sekitar tempat terjadinya tawuran, masyarakat yang berada di lokasi tawuran bahkan fasilitas umum yang berada di arena tawuran pun ikut menjadi sasaran. Hal ini tentu sangat memprihatinkan karena yang melakukan perbuatan itu adalah anak-anak pelajar berseragam yang seharusnya mereka berada di kelas untuk belajar bukan berada di jalanan.

Mencermati apa yang telah dilakukan oleh anak-anak pelajar tentu beragam pertanyaan muncul di benak kita. Apa yang salah, siapa yang salah, mengapa kejadian ini terus berulang dan kejadian yang memakan korban terus terjadi. Apakah kita harus menyalahkan para pelajar tersebut? Ataukah  pihak sekolah yang terlalu membebani anak didiknya dengan tumpukan pelajaran ? Ataukah para orang tua yang terlalu sibuk sehingga anak-anak lepas kontrolnya? Ataukah sistem pendidikan kita yang salah?

Tentu kurang bijak kalau saat ini kita mencari siapa yang benar dan yang salah, sementara tindakan brutal anak-anak bangsa ini semakin menjadi. Maka harus ada yang memutuskan mata rantai tersebut. Pertanyaannya adalah siapa yang akan memutuskannya? Untuk menjawab pertanyaan ini diperlukan pemikiran dan hati yang tulus dan ikhlas untuk membenahi situasi yang sudah seperti benang kusut.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari penyebab terjadinya tawuran. Tawuran terjadi biasanya dikarenakan adanya sesuatu yang menjadi pemicu seseorang untuk bertindak. Pemicu tersebut dapat berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terjadi karena adanya proses internalisasi diri yang keliru oleh remaja dalam menanggapi lingkungan di sekitarnya. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan si pelaku untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sedangkan faktor eksternal dapat berasal dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan faktor miliu/lingkungan.

Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pertama si anak, tentu refleksi si anak merupakan refleksi dari keluarganya. Sebagai contoh , anak tidak mendapatkan kasih sayang yang cukup dari keluarganya, atau si anak  berasal dari keluarga yang broken home. Situasi ini dapat saja memicu anak untuk mencari perhatian di luar rumah. Kurangnya perhatian dan kontrol dari orang tua menjadikan anak merasa bebas melakukan apa saja. Sehingga kita temui anak semena-mena memperlakukan temannya karena dia ingin menunjukkan jati dirinya, perasaan untuk dianggap hebat, dan jagoan dia tunjukkan dalam kesehariannya.

Lingkungan yang juga membentuk perilaku anak adalah sekolah. Separuh waktu anak juga banyak di sekolah, apalagi dengan beban belajar yang cukup tinggi menyebabkan anak harus berpacu dengan waktu sehingga anak hanya sibuk mengejar nilai tinggi. Misalnya, Sekolah akan begitu bangga memamerkan prestasi anak yang berhubungan dengan kemampuan kognitif tetapi kurang memberikan motivasi bagi pelajar yang sudah berlaku jujur, berprilaku hidup sehat, dan mampu bersosialisasi dengan temannya. Beban belajar yang berat tersebut menyebabkan anak kekurangan waktu untuk bersosialisasi dengan temannya. Padahal kita tahu bahwa pendidikan bukan hanya untuk mencerdaskan faktor otak  atau intelektualnya saja tetapi ada beberapa faktor lain yang juga menempati posisi penting dalam membentuk karakter anak yaitu kecerdasan emosional dan spiritualnya. Pengembangan diri di sekolah sebenarnya merupakan wahana pengembangan kepribadian dan potensi anak. Tetapi sayangnya ada sekolah yang kurang memperhatikan hal ini sehingga anak tidak dapat menyalurkan aktivitas dan energinya yang berlebih tersebut.

Faktor berikutnya adalah lingkungan di sekitar anak. Banyak orang berpendapat kalau membeli rumah belilah lingkungannya. Artinya, lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan perkembangan anak. Apabila lingkungan tersebut baik, otomatis anak-anak yang hidup di lingkungan tersebut juga akan baik. Hal ini mengisyaratkan adanya ikatan yang kuat antara lingkungan dan perkembangan kepribadian anak.

Memperhatikan beberapa faktor pemicu terjadinya tawuran tersebut, maka upaya untuk mengantisipasi  masalah tersebut adalah dengan menciptakan beragam pendekatan. Pertama, kita harus menyadari bahwa masa remaja merupakan periode storm and drang (periode topan dan badai). Pada masa ini perilaku mereka mudah menyimpang, oeh karena itu diperlukan suatu upaya untuk mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang bermanfaat. Misalnya kalau di sekolah ada beragam kegiatan ekstrakurikuler maka si pelajar dapat dilibatkan dalam beragam kegiatan yang disenanginya. Seperti ekskrakurikuler olah raga ; SOS, futsal, volley, basket, karate atau kegiatan yang melibatkan fisik sehingga energi yang berlebih tersebut dapat disalurkan.Begitu juga dengan ekskul-ekskul yang lain seperti eksrakurikuler seni yang dapat mengasah kepekaan rasa, ekstrakurikuler Sains dan teknologi yang dapat menyalurkan hobi siswa dalam mengembangkan pengetahuan mereka.

Kedua, lingkungan keluarga juga berperan dalam membentuk kepribadian anak maka keluarga yang mendidik anak dengan kasih sayang, menanamkan disiplin, mengembangkan kemandirian dan memberikan tanggung jawab kepada si anak merupakan bentuk menanamkan kepercayaan , serta menciptakan suasana hangat dan bersahabat dalam keluarga. Hal ini dapat memperkokoh karakter anak sehingga siap mengantisipasi beragam pengaruh dari luar.

Ketiga, memperkuat kehidupan beragama dengan memperkuat nilai moral yang terkandung dalam agama. Agama merupakan pondasi dalam kehidupan seorang anak, maka menanamkan nilai-nilai agama akan membuat anak memiliki pegangan. Penanaman nilai agama ini dapat berasal dari keluarga dan dari sekolah. Orang tua yang selalu mengarahkan anak dengan berpedoman pada ajaran agama akan menjadi pegangan si anak dalam melangkah, sehingga mereka dapat memilah mana yang baik dan buruk. Begitu pun sekolah yang memperhatikan penanaman nilai agama dan budaya yang baik akan sangat berpengaruh pada setiap perilaku anak. Misalnya membiasakan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan yang secara rutin dilakukan. Kebiasaan bersalaman sebelum masuk kelas, tadarusan dan melaksanakan tausyiah akan mampu membentengi anak untuk melakukan hal-hal negatif.

Keempat, sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran yang penting dalam mengantisipasi tawuran yaitu dengan cara membuat peraturan sekolah yang tegas  dan selalu konsisten dan komitmen dalam penerapannya. Kerjasama dengan seluruh warga seluruh warga sekolah  akan lebih memudahkan dalam menangani kasus-kasus kenakalan siswa. Peranan guru BK dalam mengatasi permasalahan anak akan sangat membantu secara cepat dalam mengantisipasi gejala-gejala yang mengarah pada tawuran. Guru yang siap membantu kesulitan anak dalam belajar akan menimbulkan kepercayaan pada si anak sehingga anak akan merasa terlindungi. Suasana sekolah yang nyaman dan kondusif akan membantu perkembangan kepribadian anak selama anak tersebut menempuh pendidikannya di sekolah tersebut.

Kelima, memberikan pendidikan antitawuran. Sekolah dapat bekerjasama dengan aparat keamanan atau lembaga hukum untuk memberikan penyuluhan tentang dampak tawuran, kerugian dan sangsi hukum bagi yang terlibat tawuran.

Kelima, kurikulum hendaknya tidak hanya membebani anak dengan kemampuan intelektualnya saja, tetapi juga mengembangkan potensi berpikir, berestetika, dan berkeyakinan kepada Tuhan. Berian kesempatan pada anak untuk mengekspresikan diri dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung potensinya. Buatlah kompetisi sehat seni budaya dan olah raga antarsekolah.

Media pun memiliki peran yang cukup besar dalam meredam tawuran. Biasanya berita tawuran yang ditayangkan di televisi dapat juga memicu tawuran bagi sekolah-sekolah lain, oleh karena itu sebaiknya media dapat menjadi mediator yang baik untuk menayangkan berita-berita yang mendidik dan konstruktif sehingga tidak  memancing suasana semakin panas. Akhirnya untuk mengantisipasi terjadinya tawuran lagi maka semua pihak, baik guru, orang tua, masyarakat dan pemerintah harus bahu-membahu dan bekerjasama untuk menuntaskan kasus ini, satu kata, satu hati dan satu langkah agar tercipta suasana aman, damai, dan nyaman bagi semua pelajar baik ketika berada di sekolah maupun di luar sekolah. Mudah-mudahan peristiwa tragis dan memalukan dunia pendidikan ini tidak terulang.

 

Kemarin adalah sejarah. Hari ini adalah anugerah. Lupakan hari kemarin, jangan sia-siakan hari ini, untuk hari esok yang lebih baik.

 

TUGAS SISWA

PERTEMUAN I kelas XII IPA 1 tanggal 29 November 2012 (Kamis jam ke-6 dan ke-7)
Kelas XII IPA 2 tanggal 26 November 2012 (Senin) jam ke-6 dan ke-7
Kelas XII IPA 3 tanggal 26 November 2012 (Senin jam ke-4 dan ke-5)

Sungai
Karya Sapardi Djoko Damono

Aku bersahabat dengan sebuah sungai. Sejak munncul dari mata air di gunung itu,ia segera mengenalku
thn tampaknya telah jatuh cinta padaku. la tidak bertepuk sebelah tanganfentu, aku tidak tahu mengapa_
hda hakikatnva ia baik meskipun perangainya suka berubah-ubah menurut penilaian sementara orang. la
rnenjalani hidup yang sukar: Begitr.l muncul dari mata air; ia harus mencari jalannya sendiri, meliukliuk terus
bergerak agar tetap dianggap sebagai sungai. Kami selalu bercalop-calop tenang segala sesuatu
yang ditempuhnya” Katalonlah, kesukaran hidupnya” Lereng gunung hutan, daerah yang terjal berbatubatu
lembah lang tak terbayangkan luasqra-malah di beberapa tempat ia harus terjun beberapa fttus meter
tinggi nya. Dan orang merayakan nya Di musim hujan,air yang tercurah dari langit sering
tjdak bisa ditampungnya. Bahkan, ia yang berasal dari mata air di gunung itu seolah-olah lenyap begitu saia
dalam banjir yang konon bisa menghanyutkan  apa saja- Tetapi ia tidak pernah mengeluh dan oleh karenanya
aku, bahkan,semakin mencintainya” Di dalam perialanan hidupnya yang sukar itu,aku senantiasa menemaninya.
Aku diam-diam mencintai kelokan-kelokan yang jika dipandang dari atas,tampak seperti lukisan abstrak
Aku diam-diam mengagumi suara riciknya ketika ia bemyanf menghindari bebatuan disakikan oleh pohonan
rindang yang suka tumbuh di sepanjang tepinya- Apalagt, jika kebetulan ada beberapa ekor burung
yang berkicau di ranting-ranting pohonan itu.Aku,terutama sekali,suka diam-diam terpesona oleh gemuruh
suaranya. Ketika ia harus terjun dari ketinggian ratusan meter itu, mengingatkanku pada beberapa penggal
sampak dalam gendingJawa dan simfoni Bethoven’ Di beberapa tempat ,ia bahkan, menggodaku unruk teriun
ke aimya png lernih dan tenang; ini adalah puncak cinta kita katanya. Singkat kata kami senantiasa bersama-sama’
Sampai pada suatu waku ketika kami harus menyeberangi sebuah padang pasir: la tampak bingung
gamang.Seperti putus asa Buiukanku tak mempan;aku ,k”n l”ny”p dan meninggalkanmu, lotanp’Tidak kau
akan menyusup di bawah samudra pasir itu dan tidak lenyap, kataku.Aku sendiri, sebenamp, apk ragu-ragu
dan cemas. Namun, aku yakin bahwa cinta kami tidak mungkin dipisahkan, bahkan, oleh padang pasir: Kani
pun t€rnyata memang harus berpisah meskipun tetap saling mencintai. Katarya, ia akan menyusup di hrarah
samudra pasir itu sementara aku diharapkannp unu* terus saia menempuh perialananku.Dalam perialanar{q!
di bawah matahari yang terik ;rang selama ini telah meniadi saksi cinta kami, lomi bisa saia bertemu dan
melepas rindu.Untuk itr.r,aku harus menggali dan tens menggali, tanpa Putus asa agar bisa mencapainya iadt
di bararah sana. Hanya dengan begitu, ia bisa muncr* ke atas dan menielma Senangan air kecil; io’llah w6d
cinta kami.

Sumber: Malalah Kolom,2001

1. Identifikasikanlah unsur-unsur berikut dalam cerpeb tersebut!
a. penokohan
b. Latar
c. alur
d. tema
e. pesan
(berikan kutipan yang mendukung)
2. Menurut Anda ide cerpen tersebut berasal dari pengalaman seseorang atau bukan? Jelaskan!

pertemuan II kelas XII Ipa 1 tanggal 30 November 2012 (Jum,at jam ke-1 dan ke-2)
Kelas XII IPA 2 tanggal 1 Desember 2012 (Sabtu jam ke-1 dan ke-2)
Kelas XII IPA 3 tanggal 1 Desember 2012 (Sabtu jam ke-5 dan ke-6)

1. Pilihlah jawaban yang paling tepat.
Kalimat yang mengandung fakta adalah….
a. Jika keadaan cuaca seperti ini, kemungkinan
hujan akan berlanjut sampai
bulan depan.
b. SatuanpolisidariBrimobmengamankan
aksi unjuk rasa para mahasiswa.
c. MenurutRudi,penayanganacaramisteri
di televisi, seharusnya, dilarang.
d. Sebaiknya, pembangunan jalan layang
ditangguhkan mengingat tender proyeknya
belum jelas.
e. Berbagai perkembangan yang terjadi
di bidang teknologi yang begitu cepat
hendaknya ditanggapi bukan dengan
sikap cemas.

2.Perhatikan paragraf berikut.
Laporan ini ditulis oleh TVPA {Traffrcking
Vidims Proteaion Aa) dan dimaksudkan
untuk meningkatkan kesadaran dunia
serta mendorong pemeriniah asing untuk
mengambil tindakan-tindakan efektif guna
melawan perdagangan manusia. Fokus laporan
ini terletak pada usaha-usaha komunitas
bangsa yang t€rus tumbuh untuk berbagi
infonnasi dan untuk bekerja sama mencari
cara yan g baru untuk memeian gi perdagan gan
manusia. Negara yang lalai mengambil
tindakan-tindakan penting u:rtuk membuat
negaranya memenuhi standar-standar
minimal penghapusan perdaganganmanusia
akan menerima penilaian yang negatif
dalam laporan ini. Penilaian negatif tersebut
dapat mengakibatkan penahanan
sejumlah bantuan yang berhubungan
dengan bantuan nonkemanusiaan dan
nonperdagangan dari pemerintah
Amerika Serikat kepada negara tersebut

Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ….
a. Laporan ini dibuat dengan tujuan
meningkatkan kesadaran dunia dan
mendorong pemerintah asing untuk
mengambil tindakan-tindakan efektif
guna melawan perdagangan manusia.
b. Folus laporan ini terletak pada usahausaha
komunitas bangsa yang terus
tumbuh untuk berbagi informasi dan
untuk bekerja sama mencari caru yang
baru untuk melawan perdagangan
manusia.
c. Sebuah negara yang lalai mengambil
tindakan-tindakan penting untuk membuat
negaranya memenuhi standarstandar
minimal penghapusan perdagangan
manusia.
d. Laporan ini memberikan tindakan guna
melawan perdagangan manusia.
e. Penilaian negatif akan berdampak pada
penahanan bantuan dari negaraAmerika
Serikat.

3. Perhatikan pantun berikut.
orang bayang pergi mengaji’
ke cempedakjalan ke panti
meninggalkan sormanyang jadi berani
seperti badan takkan mati
Pantun tersebut termasuk pantun ….
a. adat
b. seloka
c. teka-teki
d. agama
e. muda-mudi

4. orang bayang peryi melgaji
ke cernpedakjalan ke panti

Penggalan pantun tersebut adalah ….
a. sampiran
b. isi
c. larik isi
d. penutup
e. larik pertama

5. Kalau tuan membeli peti
Jangan lupa sikayu jati
kalau tuan biiak bestari
binatang apa tanduk di kaki
Binatang yang dimaksud dalampantun tekateki
tersebut adalah ….
a. badak
b. kambing
c. ayam
d. burung
e. kucing

6. Suara ledakan di malam itu kedengoron ke
seluruh kamPung.
Imbuhan ke-an dalam kalimat tersebut
mengandung makna.’..
a. menderita suatu hal
b. tempat
c. terlalu
d. menYatakan daPat di…
e. bersifat

7. Tanggapan kalimat yang menyatakan ketidaksetujuan
dalam diskusi adalah””
a. Wah, ide Saudara memang hebat’
Sayang, kami tidak daPat mengikuti
apa yang saudara inginkan’
b. Sayakira,pemikiranAndaterlalulemah
dan cenderung Pesimistis’
c. Tidak bisa begiru, dongt’ NamanYa
siswa. Jadi, harus siaP ujian’ Aneh
benar PendaPat kamu!
d. Apakah sebaiknya ide Saudara dipikirkan
kembali dariPada buang-buang
waktu.
e. Saya kurang sePendaPat dengan
usulan Saudara’ APakah lebih baik
untuk keadaan tersebut dicari akar
permasalahannYa dulu?

8. Suatu bentuk kegiatan bertukar pikiran
secara teratur dan terarah dengan tujuan
nendapatkan suatu pengertian, kesepakatan,
dan keputusan, bersama mengenai suatu
masalah disebut ….
a. kepanitiaan
b. diskusi
c. curhat
d. tanYa jawab
e. telePati

9. Merangkum keseluruhan hasil diskusi
adalah tugas ….
a. anggota
b. pemakalah
c. notulis
d. moderator
e. Peserta

10. Dalam seminar, setelah pembukaan seminar
dilanjutkan dengan …’
a. tanya jawab peserta dengan pemakalah
b. pembahasan hasil diskusi
c. pemberian usul dan saran dari peserta
d. pembacaan makalah
e. penjelasan maksud, tujuan, dan tema
seminar

11. Arman dan Rudi adalah adik-kakak’ Arman
sering bolos sekolah dan suka berfoya-foya
menghabiskan uang saku. Perilakunya membuat
kedua orangtuanya malu….Rudi berbeda sekali
denganArman. Perangainya lembut dan sopan’

Kata penghubung yang tepat untuk mengisi
kalimat tersebut adalah ….
a. tambahan Pula
b. oleh karena itu
c. sehingga
d. sebaliknYa
e. meskiPun demikian

12. Puisi yang isinya menceritakan sebuah
tragedi yang menyayat hati dibacakan
dengan ekspresi ….
a. sedih
b. datar
c. gembira
d. lantang
e. meledak-ledak
13. Tekanan tempo saat pembacaan puisi berpengaruh
Pada ….
a. peniruan gerak
b. perasaan girang atau sedih
c. pengucapan suku kata atau kalimat
d. lamanYa Pembacaan Puisi
e. pengerasan tekanan kata

14. Semua jenis transportasi menjelang lebaran
padat penumpang. Bus-bus di terminal
sudah penuh terisi penumpang’ Sebagian
penumpang rela menunggu bus berikutnya
daripada harus berebut naik dan berdesakkan’
Hal serupajuga terjadi di stasiun kereta, tiket
kereta sudah terjual habis. Para penumpang
yang tidak mendapat kereta rela menunggu
kereta berikutrya dan menginap di stasiun’
Pikiran utama paragraf tersebut adalah
kalimat….
a. Pertama
b. kedua
c. ketiga
d. keemPat
e. kelima

15. 1. Demikianlah pidato saya dan terim
kasih.
2. Saya cukupkan dulu pidatonya. Semoga
menghibur.
3. Demikianlah pidato saya. Semoga
bermanfaat. Terima kasih.
4. Sampai sini dulu pidato saya. Terima
kasih.
5. Saya akhiri pidato ini. Atas perhatian Bapak
danlbu, sayaucapkan tedmakasih.
Kalimat pidato yang baik adalah nomor ….
a. 1 d.4
b. 2 e.5
c. 3

16. Pasca tawuran, beberapa sisi bangunan
sekolah rusak, di antaranya kaca jendela
pecah.
Katapasca dalam kalimat tersebut memiliki
a. melalui
b. peristiwa
c. bukan
d. sesudah
e. sebelum

17. Partikel yang memiliki makna “Banyak”
adalah…..
a maha
b. poli
c. tele
d. ekstra
e. trans

18. Kalimat penutup surat undangan resmi yang
tepat adalah ….
a. Mohon kehadiran Bapak/Ibu tepat
waktu.
b. Kehadiran Bapak/Ibu merupakan suatu
kehormatan bagi kami. c. Kehadiran BapakJlbu merupakan kelancaran
rapat pengurus.
d. Kehadiran Bapak/Ibu tepat waktu
merupakan disiplin waktu rapat.
e. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan
terima kasih.

19. Yth.Ir. Ferdi Zakaria
Jalan Mahoni IX RT t7104No.22
Perum Giri Asri II, Indramayu
Bagian surat di atas merupakan ….
a. kepala surat
b. pembuka
c. alamat yang dituju
d. penutup
e. nama pengirim surat

20. Berikut ini yang tidak termasuk ciri surat
dinas adalah ….
a. memakai kepala surat
b. ada tempat dan tanggal
c. memakai alamat yang dituju
d. ada bagian pembuka, isi, dan penutup
e. ragam bahasa nonformal

Untuk soal nomor 21 dan 22, bacalah
penggalan cerita berikut.

Hari itu begpatan dengan peringatan
Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Saya bersama keluarga hendak berlibur
mengunjungi kerabat di Kota pamanukan.
Ketikaperjalanan kami sampai daerah jalan
cagalg arus lalu lintas ramai dengan pawai
anak sekolah menyambut agustusan. Tibatiba,
salah sstu ban belakang mobil bocor.
Saya berhenti untuk mengganti ban Ketuarga
sayapun keluar dari mobil dan menunggudi
luar. Tiba-tiba, serombongan ibu berseragam
merah putih berebut masuk mobil. Kontan
saja s4ya kaget dan bingu”g. Tenryata
mereka salah naik kendaraan. Mereka kira
mobil saya adalah mobil jemp’,tan. gialan,
memangnya, mobil saya mirip mgkrran
umum? Saya pun menggeruhr. Sementara
keluarga saya terkekeh menertawahn saya.

21. Berdasarkan penggalan cerita tersebut, ide
cerita tersebut diambil dari kisah ….
a. sedih
b. unik
c. menakutkan
d. mengada-ada
e. menyebalkan

22. Berdasarkan penggalan cerita di atas, latar
tempat cerita tersebut adalah ….
a. Kota Pamanukan
b. Jalan Cagak
c. Jalan Raya
d. Kota Bandung
e. Kota Lembang

23. Buku ini lebih menonjolkm situsi pejuang
pada zaman,revolusi dulu Bagairnmana kondisi
zaman itu? Pengarangpun mampu membawa menelusuri detail zaman pada masa
itu dengan bahasa dan kata-kata khasnya.
Penggalan isi resensi tersebut menjelaskan
a. isi buku
b. kelemahan buku
c. keunggulan buku
d. kepiawaian bercerita
e. daya tarik buku

24. Kalimat yang menyatakan bahwa pelamar
mengajukan lamaran kerja berdasarkan
inisiatif sendiri adalah ….
a. Berdasarkan iklan yang saya baca
dari surat kabar, saya melamar untuk
pekerjaan ini.
b. Saya mengajukan lamaran ini sesuai
dengan informasi yang tertulis di papan
pengumuman.
c. Informasi dari perusahaan Bapak mendorong
saya untuk mengajukan lamaran
kerja.
d. Sesuai dengan pengumuman resmi perusahaan,
saya mencoba mengajukan
lamaran kerja.
e. Karena pendidikan saya sesuai dengan
persyaratan perusahaan Bapak, saya
mengajukan lamaran kerj a.

25. Hal yang bukan termasuk manfaat resensi
cerpen adalah ….
a. mengetahui oleh siapa cerpen itu dibuat
b. memberi pengetahuan awal pada calon
pembacanya
c. menilai kelemahan dan kelebihan isi
cerpen
d. mengetahui identitas buku bagi calon
pembacanya
e. untuk menjatuhkan penerbit cerpen tersebut

Kerjakan dengan baik dan langsung posting pada hari ini !

Pertemuan ke – 3 XII IPA 1 Tanggal 6 Desember 2012
Kelas XII IPA 2 tanggal 3 Desember 2012 (Senin)
Kelas XII IPA 3 tanggal 3 Desember 2012 (Senin)

PELAJARI MATERI BERIKUT!
Dalam pelajaran ini, Anda diharapkan dapat mengemukakan program kegiatan atau proposal secara terperinci untuk mendapatkan tanggapan; mengemukakan informasi tambahan yang dapat mendukunG program kegiatan atau poposal; dan memperbaiki program. kegiatan atau proposal berdasarkan berbagai masukan.

Mempresentasikan Program Kegiatan

Pemahkah Anda melihat kampanye pemilihan partai politik, kampanye pemilihan kepala desa, atau kampanye pemilihan gubernur? Dalam kampanye tersebut, para calon sering mempresentasikan progftlm-program yang akan dilakukan seandainya teqpilih nanti. Di sekolah, Anda pun tentu pernah mengikuti acara kampanye pemilihan OSIS. Setiap calon ketua OSIS harus menyampaikan program-program kegiatan yang akan dilakukannya setelah terpilih.
Dalam menyampaikan program, Anda harus menguasai terlebih dahulu materi yang akan disampaikan. Jika perlu, tambahkan informasi yang memperkuat materi program yang akan Anda sampaikan. Biasanya, prognm yang akan diselenggarakan dalam skala besar difirangkan dalam bentuk proposal. Sebelum menyampaikan progarn kegiatan, Anda harus mempersiapkan
beberapa hal, seperti menyiapkan materi dengan baik agar Anda siap untuk menjawab jika ada pertanyaan dari pendengm. Kemudian, persiapkan alat-alatpenunjang yang diperlukan, sepertipenggandaan materi program, perangkat tata suarA dan alat peraga. Selain itu, agmAnda tampil percaya diri dalam menyampaikan progftrm, berlatihlah terlebih dahulu.
Bacalah contoh proposal kegiatan berikut.

Proposal
Menyambut Bulan Bahasa dan Sastra
SMA Bina Karya

I. Dasar Pemikiran
Dalam meningkatkan apresiasidan kreasisiswa,kegiatan belajartidaklnnrsddsamlon
di dalam kelas. Pembelajaran lebih efektif diaktualisasikan secara q,e dah.n benark
aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, kami, selaku pengurus OSIS SMA Bina Karfa, bermaksud mergter }qimn
apresiasi bahasa dan sastra.
II. Tujuan
Tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut.
a. Ajang apresiasi dan kreasi siswa dalam bidang bahasa dan sastra
b. Memupukpersaudaraanantarsiswa
c. Mengembangkan minat dan bakat siswa
III. Pelaksanaan
a. Waktu : Tanggal 20-25 Oktober. 2007
b. Gmpat : Aula SMA Bina Karya
c. Peserta : Siswa SMA Bina Karya
lV. Kegiatan
Kegiatan yang akan diselenggarakan adalah sebagai berikut. a. Lomba pidato
b. Lomba membaca dan menulis puisi
c. Lomba menulis cerpen
d. Seminar Bahasa
v. Kepanitiaan
Pelindung : Ihsanudin, BA
Penanggung Jawab : Drs. Mastur
Drs. Agus Santoro
Dra. Halimah
Panitia Pelaksana
Ketua : Ade Sanjaya
Wakil Ketua : Ujang Muhtadin
Sekretaris : Nitra Legiarti
Bendahara : Dewi Malasari
Koordinator Seksi : Prabowo
Vl. Anggaran Dana
(Terlampir)
Vll. Perincian Kegiatan
(Terlampir)
Vlll. Penutup
Ketua Panitia
Ade Sanjaya
lhsanudin, B.A.
Drs. Mastur
Drs.Agus Santoso
Dra. Halimah
Abdul Haris, S.Pd.
Ade Sanjaya
Ujang Muhtadin
Nitra Legiarti
Dewi Malasari
Prabowo
Tanpa dukungan dari berbagai pihak, keberhasilan kegiatan ini tidak mungkin tertaksana.
Untuk itu, keria sama yang ada di antara kita semua sangar diperlukan. sJmoga ;1gg#n
ini terlaksana dengan baik.
Madiun, l0 September 20Ol
Madiun, 10 September 2011
Ketua Panitia, Sekretaris

Ade Sanjaya Nitra Legiarti

Menyetujui,
Kapala SMA Bina Karya

E.lhsanudin, B.A.
NtP 130162537

TUGAS:
1. DISKUSIKANLAH PROGRAM KEGIATAN YANG ADA DALAM PROPOSAL TERSEBUT!
2. CATATLAH HAL-HAL YANG PERLU DIPERBAIKI ATAU PERLU DISEMPURNAKAN
3. PERBAIKILAH PROPOSAL TERSEBUT BERDASARKAN CATATAN YANG ANDA BUAT

PERTEMUAN KE-4 XII IPA 1 Tanggal 7 November 2012
Kelas XII IPA 2 tanggal 8 Desember 2012 (Sabtu)
Kelas XII IPA 3 tanggal 8 Desember 2012 (Sabtu, jam ke-6 dan ke-7)

Bacalah teks berikut. Kemudian, jawablah pertanyaan-pertanyaan I -4.

Sekarang ini banyak ilmuwan yang tertarik untuk mempelajari pengetahuan masyarakat
tradisional tentang pemanfaatan sumber daya tumbuhan. Pengetahuan ini mempunyai pengaruh
besar dan memberikan kontribusi penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan
alasan tersebut, dipelaiari pengetahuan tradisional masyarakat suku Dayak Kenyah tentang dunia
tumbuhan, khususnya tumbuhan hutan/liar yang dimanfaatkan untuk sumber buah-buahan dan
sayuran.
Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa masyarakat Dayak Kenyah, yang bermukim di
Termasuk jenis paragraf apa teks tersebut? Carilah gagasan utama paragraf di atas
Daftarlah butir-butir gagasan pendukungnya.Desa Gemar Baru mengumpulkan sekurangnya-kurangnya
55 marga dan lebih dari 90jenis tumbuhan buah-buahan dan sayuran liar dari hutan
dan beberapa ditanam di pekarangan. Banyak tumbuhan penghasil makanan dari hutan ditemukan di hutan sekunder
atau ladang yang ditinggalkan. Masyarakat Dayak Kenyah pada umumnya meramu dan memanfaatkan tumbuhan liar
yang ada di sekitarnya. Mereka menggunakan berbagal jenis dan kultivar dari tanaman budi daya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

S u m be r : http://www.rudyct.tripod.com

1. Termasuk jenis paragraf apa teks tersebut!
2. Carilah gagasan utama paragraf di atas!
3. Daftarlah butir-butir gagasan pendukungnya.

KERJAKAN SEKARANG DAN LANGSUNG POSTING, TERIMA KASIH SELAMAT BEKERJA!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.